Friday, December 15, 2017

Kolam Pancing Poyotomo

Spot Gunung Bintan

Salah satu spot foto dan menjadi destinasi wisata di Pulau Bintan yaitu Kolam Pancing Poyotomo. Terletak di Sekuning, Desa Sri Bintan yang memang berdekatan dengan Gunung Bintan Setelah turun dari Gunung Bintan, puas menikmati dan mandi di Air Terjun Gunung Bintan, anda hanya perlu mengarahkan tujuan anda menyusuri jalan utama (tidak perlu berputar arah) hingga menemukan simpang tiga yang ditandai dengan tugu durian.( Sebuah durian raksasa dijadikan sebuah tugu di persimpangan)
Sunset di Lokasi
Dipersimpangan, anda berbelok kearah kanan dan mengikuti jalan hingga kurang lebih 2 Km sebelum akhirnya tiba di Kolam Pancing Poyotomo. Posisi lokasi yang berada di tepi jalan utama sebelah kanan, membuat lokasi ini mudah ditemukan. Tempatnya berpagar beton dan tertutup dari luar (mengantisipasi para pengunjung yang tidak mau bayar retribusi).
Sebagai informasi, bahwa lokasi pemancingan ini adalah milik perorangan yang sengaja dibuat untuk tempat pemancingan biasa ataupun untuk perlombaan memancing. Namun lokasi yang asri dan nyaman menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat yang cocok untuk rekreasi keluarga ataupun yang ingin bersantai sembari memancing.
 Pondok yang disewakan
Spot Memancing

Biaya yang dikenakan untuk setiap orangnya adalah Rp 10.000, cukup terbilang murah untuk lokasi indah yang diberikan. Taman bunga yang tersusun rapi dan lokasi yang bersih menambah kenyamanan untuk berlama – lama dilokasi ini.
Taman Bunga dan Pondok Lesehan
Bila anda kelupaan membawa perlengkapan pancing, anda tidak perlu khawatir. Karena disini disediakan jasa penyewaan pancing yang dibayarkan sekali saja selama anda berada dilokasi dan menggunakannya. Umpan pancing yang berbagai macam pun secara gratis diberikan kepada anda.
Untuk anda yang ingin langsung menyantap ikan hasil tangkapan anda, anda hanya perlu berkomunikasi dengan pengelola lokasi untuk harga dan jenis masakan yang ingin anda nikmati. Atau anda bisa membawa pulang setelah menimbang dan membayarkan ikan tangkapan anda. Bila anda tidak ingin membawa ikan tangkapan anda, segera mungkin lepaskan ikan tangkapan anda agar tidak melukai ikan. (Jangan biarkan ikan itu terlalu lama bergantung pada kail anda, sakit rasanya bila kelamaan digantung dan di PHPin)

Tips selama dilokasi
1. Datanglah tidak dimusim hujan atau ketika curah hujan rendah untuk mendapatkan pemandangan yang maksimal di lokasi.
2. Bayar biaya masuk, agar anda tidak malu diliatin ketika ketahuan menyusup dan disuruh keluar.
3. Sewa peralatan pancing yang sesuai untuk anda, untuk kenyamanan anda memancing.
4. Jangan berenang di kolam walaupun tidak ada larangan, namun anda akan menjadi santapan bagi mata kail para pemancing lainnya.
5. Segera lepaskan ikan yang tidak anda inginkan. Jangan biarkan ia terlalu berharap banyak namun anda PHPin.
6. Penyewaan pondok, dibayarkan kepada pengelola. Jangan asal duduk, nanti malu di liatin pas ditagih pengelola.
7. Jangan berfoto dekat dengan orang yang sedang serius memancing terutama yang belum dapat seekor ikan pun, bisa – bisa anda akan dijadikan umpan untuk ikan.
8. Spot foto yang luas, tidak perlu berebut dengan para pengunjung lain kalau tidak mau di usir karena menimulkan keributan.
9. Jadilah pengunjung yang beretika dan berbudaya baik dengan tidak membuang sampah sembarangan, dikarenakan banyak tempat sampah di lokasi.
10. Jangan lupa pulang, kasihan yang punya lokasi juga harus pulang untuk istirahat bersama keluarganya.

Selamat Datang di Bintan
Selamat Berlibur
Salam
-jewe


Air Terjun Gunung Bintan,

Air Terjun Gunung Bintan 

Terletak di Desa Sri Bintan Kabupaten Bintan Utara dimana daerahnya merupakan daerah perkebunan rakyat dan belum tersentuh tangan investor dalam pengelolaan lahan. Daerahnya terbilang asri dan sejuk, dikarenakan masih banyaknya pohon kayu yang tumbuh ditambah daerah ini merupakan daerah penghasil durian di pulau ini. Sehingga banyak kebun durian di temui di daerah ini.


Jalur melalui kebun warga

Air terjun yang merupakan salah satu destinasi wisata pulau ini berada di kawasan Gunung Bintan sehingga air terjun ini sering dinamai Air Terjun Gunung Bintan. Sekedar informasi dari saya pribadi, Gunung Bintan yang sering disebut gunung ini merupakan sebuah bukit yang ketinggiannya tidak seperti gunung-gunung biasa. Namun mari kita samakan pengucapan Gunung Bintan, agar tidak menimbulkan simpang siur saat bertanya lokasi. ( Biarlah nama yang melekat tetap menjadi identitas *ceileee :p ). Anda hanya perlu tracking sekitar 30 menit untuk mencapai puncaknya.


Penampakan air terjun
Untuk air terjun itu sendiri berada beberapa meter sebelum puncak Gunung Bintan. Dari dasar kaki gunung anda hanya akan melangkahkan kaki 400 langkah untuk mencapai air terjun dari pos retribusi (untuk langkah saya sendiri sekitar 300 langkah). Lalu bagaimana untuk bisa sampai ke daerah lokasi Gunung Bintan?

600 Langkah Pulang Pergi

Dari Tanjung Pinang anda hanya cukup melalui 3 jembatan (jembatan III) sebelum tiba di persimpangan Desa Sri Bintan, Bila dari Tanjung Uban anda juga akan melalui 3 jembatan. Simpang Desa Sri Bintan tepatnya hanya sekitar 200 meter setelah jembatan III (bila dari Tanjung Pinang) atau 200 meter sebelum jembatan IV ( bila dari Tanjung Uban). 

Coba Pakai Map

Terdapat simpang 4 jalan beraspal, anda pilih arah kanan bila dari Tanjung Pinang (Kiri bila dari Tanjung Uban). Dan cukup menyusuri jalan aspal hingga anda tiba di gapura Gunung Bintan sebelah kanan jalan utama Desa Sri Bintan.


Gapura

Untuk retribusi masuk sendiri, anda hanya perlu mengeluarkan biaya Rp. 10.000/orang setiap kunjugan. Cukup murah untuk keramahan warga sekitaran kaki Gunung Bintan. Setelah membayar anda hanya perlu menyusuri anak tangga hingga tiba di Air Terjun Gunung Bintan.

Anak-anak warga kaki Gunung Bintan

Tips untuk anda yang ingin berkunjung ke Air Terjun Gunung Bintan.
1. Berkunjunglah saat curah hujan tidak terlalu tinggi, antisipasi anda kehujanan dijalan dan juga antisipasi air terjun tidak deras dimusim kemarau.
2. Jangan malu bertanya dengan warga sekitar bila anda bingung dengan arahan dari artikel saya.
3. Jangan pelit untuk membayar retribusi, untuk pengelolaan dan keramahan warga.
4. Berhati-hati bila berkunjung di musim hujan, jalan menuju ke lokasi air terjun licin.
5. Pakai sepatu atau sandal yang sesuai ( sesuai dengan ukuran kaki dan kenyamanan tracking)
6. Jangan mandi tanpa busana /  telanjang. ( bukan tempat keramat, hanya takut membuat khilaf pengunjung yang lain )
7. Berhati – hati batu licin ( walaupun tidak ada pemberitahuan dari batu itu sendiri)
8. Jadilah pengunjung yang beretika dengan menjaga kebersihan. Disediakan banyak tempat sampah, jadi anda tidak perlu khawatir tissue dan sampah kecil anda menumpuk di tas anda.
9. Berhati – hati saat ingin berfoto atau berselfie ria di lokasi ( sekali lagi BUKAN KERAMAT, lokasi licin, waspada anda tergelincir di batu saat berselfie).
10. Ingat pulang, jangan merepotkan keluarga yang menunggu anda pulang dari liburan.
Selamat Datang di Bintan,
Selamat Berlibur,
Salam,

-jewe

Wednesday, December 13, 2017

Telaga Biru Bintan


Telaga Biru Bintan

Pada artikel saya sebelumnya, saya telah menjelaskan rute perjalanan menuju Gurun Pasir Bintan yang terletak di Desa Busung, Kabupaten Bintan Utara. Pun demikian dengan objek wisata Telaga Biru Bintan, merupakan objek wisata yang lokasinya berdekatan dengan lokasi Gurun Pasir Bintan. Tidak beda jauh dengan Gurun Pasir Bintan, Telaga Biru Bintan juga memiliki gurun pasir. Sedikit berbeda dengan lokasi sebelumnya, di lokasi Telaga Biru ini terdapat beberapa genangan air berwarna biru. Bisa dikatakan bahwa lokasi Telaga Biru ini lebih indah dari tetangga sebelahnya dikarenakan terdapat beberapa genangan air berwarna biru yang terlihat indah dari kejauhan.

Beberapa Genangan Membentuk Danau

Namun tunggu. Bila anda telah sampai di lokasi, genangan air itu bukan lah Telaga Biru sebenarnya. Ibarat jamuan makan malam, itu hanyalah hidangan pembuka. Lantas dimanakah Telaga Biru yang asli?

Berjalan kira-kira 50 meter dari pintu masuk Gurun Pasir Bintan, anda akan menemukan simpang besar (sebelah kanan bila anda berangkat dari Tanjung Uban atau sebelah Kiri bila anda berangkat dari Tanjung Pinang). Beda halnya seperti pintu masuk Gurun Pasir Bintan, simpang ini masih belum direnovasi oleh warga sekitar, dikarenakan lokasinya masih baru di buka. Hanya terdapat selembar spanduk menyatakan “Selamat Datang di Lokasi Telaga Biru”

Setelah anda menyusuri masuk kedalam, anda akan bertemu pos retribusi, dan akan dikenakan biaya perkendaraan (bukan per pengunjung) berkisaran antara 5 ribu hingga 20 ribu rupiah, tergantung kendaraan apa yang anda gunakan. (sebagai info tambahan tidak ada landasan pesawat maupun pelabuhan kapal pesiar disini)


Spot Buatan untuk Foto Cantik

Seperti saya jelaskan di awal, bahwa lokasi ini terbilang baru sehingga jalan untuk ke lokasi inti masih ala kadarnya, namun jangan khawatir, bus yang anda kendarai tidak akan terpuruk kok hanya perlu hati – hati saja. Walaupun jalan agak rumit, anda tidak perlu khawatir tersesat untuk tiba di lokasi. Anda hanya perlu berjalan lurus mengikuti bekas kendaraan para pengunjung lainnya atau juga memperhatikan para pengunjung yang lain (khusus untuk anda yang masih baru, di musim libur, banyak pengunjung jadi anda akan lebih mudah menuju lokasi).

Spot Foto

Bila anda telah menemukan lokasi luas dan beberapa tenda pedagang membentuk lorong seperti pintu masuk, maka segera parkirkan kendaraan anda dan bersiap berpetualang menuju Telaga Biru. Sama halnya seperti tetangganya Gurun Pasir, disini menyediakan berbagai kebutuhan yang anda butuhkan diantaranya cemilan, minuman payung, dan ATV terserah anda memilih sesuka hati namun jangan lupa untuk membayar. Terdapat pula ojek untuk berkeliling, itu terserah anda bila ingin menjelajah dengan ojek atau sekedar berjalan kaki.

Tidak berbeda jauh dengan tetangganya Gurun Pasir Bintan, namun lokasi Telaga Biru ini bisa saya katakana lebih baik dari tetangganya. Kesaamaan dengan tetangganya yang memiliki gundukan pasir dikarenakan dulunya sama – sama merupakan lokasi penambangan pasir. Setelah terbengkalai, lokasi ini dipisahkan rerumputan dan rawa.

Spot Foto Lainnya

Saya katakan lebih baik, dikarenakan dilokasi ini memiliki beberapa genangan air yang membentuk danau kecil yang memiliki warna air yang biru. Tidak seperti tetangganya Gurun Pasir yang hanya memiliki gundukan pasir terbentuk seperti gurun.

Namun jangan berhenti sampai disitu dulu. Itu bukanlah Telaga Biru yang dimaksudkan warga sekitar. Memang beberapa danau kecil yang terbentuk sudah cukup memuaskan mata, namun telaga biru yang sebenarnya berada di Utara pintu masuk.

Mengitari Telaga Biru dengan Kapal Motor

Tidak terlalu sulit untuk menemukan lokasi Telaga Biru yang asli. Anda cukup berjalan kira-kira 100 meter ke arah Utara dari pintu masuknya sembari menikmati indahnya danau-danau kecil lainnya. Di ujung jalan anda berjalan, akan anda temui dermaga sederhana yang ditandai oleh jaket pelampung yang di gantungkan pengelola kapal motor di pepohonan tempat ia berteduh menantikan kedatangan para penumpang. Anda cukup membayar Rp. 10.000/orang untuk mengitari telaga biru. Cukup murah untuk wisata alam di seputaran telaga biru ini.

Gundukan tanah yang membentuk pulau-pulau kecil

Tips untuk anda yang ingin berkunjung ke Telaga Biru Bintan.

1. Perhatikan seksama peta atau pun GPS yang anda gunakan, mencari pintu masuk lokasi. Dikarenakan spanduk yang digunakan cukup sederhana.

2. Jangan pelit untuk membayar retribusi, tidak mahal dibandingkan keramahan dan kebersihan lokasi

3. Parkirkan kendaraan anda dengan baik. Anda bebas parkir dimana saja asal jangan menggangu jalan yang dilalui pengunjung lainnya.

4. Jangan mengeluh dengan panasnya cuaca. Dikarenakan tempatnya merupakan tempat terbuka. Kalau tidak ingin kepanasan dan kulit gosong, ada baiknya liburan dirumah saja.

5. Terdapat penyewaan payung bila anda tidak tahan panas, dan juga penjual air segar bila anda ingin menyegarkan tenggorokan. Jangan lupa membayar.

6. Berjalan kearah kiri setelah masuk agar anda dapat mengitari keseluruhan tempat. Kebanyakan orang latah mengikutin jalur biasa.

7. Berfoto menggunakan fasilitas yang disediakan pengelola, harap dibayar, kalau mau gratis berfotonya dari tepian sisi lain atau curi-curi jepretnya.

8. Jadilah pengunjung yang beretika dengan tidak membuang sampah sembarangan.

9. Jangan lupa untuk pulang. Kasihan keluarga cemas menanti kepulangan anda.

10. Jangan lupa eksis di sosial media dengan postingan foto liburan anda.



Selamat Datang di Bintan

Selamat Berlibur

Salam

-jewe